|
KOMPETENSI KEPEMIMPINAN PARTAI BULAN BINTANG |
|
Tuesday, 23 March 2010 00:00 |
|
KOMPETENSI KEPEMIMPINAN PARTAI BULAN BINTANG Oleh : Ir. Nizar Dahlan, M.Si. Dalam perjalanan Partai Bulan Bintang sebagai Partai Politik yang lahir dalam era reformasi adalah suatu keharusan bahwa persoalan administrasi kepartaian dan peran kepemimpinan partai menjadi sangat penting untuk dibahas, sebagai salah satu mata rantai dalam revitalisasi dan membangun kompetensi kepemimpinan PBB. Menghadapi perubahan yang berlangsung saat ini, harus disadari bahwa dalam tatanan masyarakat telah terjadi perubahan yang sungguh-sungguh sangat besar. Asumsi-asumsi yang muncul di abad XX telah berubah dengan sangat radikal. Sifat dan tuntutan masyarakat semakin kompleks, dan dengan laju perubahan yang sangat cepat seakan tidak dapat diimbangi dengan kemajuan pranata sistem pemerintahan. Gaya manajemen yang dahulu masih mengandalkan system informasi melalui face to face communication yang bersifat fisik, saat ini sudah dianggap sangat tertinggal dan digantikan dengan akses informasi berkecepatan tinggi sebagai implikasi pendaya-gunaan teknologi informasi. Singkatnya, perubahan dalam tataran masyarakat dunia juga telah melanda Indonesia yang suka atau tidak suka harus disikapi oleh partai sebagai tantangan dalam memberikan pelayanan pada masyakarat. |
|
Last Updated on Tuesday, 23 March 2010 06:08 |
|
Read more...
|
|
|
REVITALISASI PERAN PARTAI BULAN BINTANG. |
|
Tuesday, 23 March 2010 00:00 |
|
REVITALISASI PERAN PARTAI BULAN BINTANG Oleh : Ir. Nizar Dahlan, M.Si. Partai Bulan Bintang (PBB) sejak didirikan semata-mata untuk memperjuangkan sistem, bukan untuk mendorong kemenangan perorangan atau kelompok kecil (sebut;penguasa), tapi lebih pada masyarakat bawah terutama umat Islam. Sementara sistem yang dimaksud adalah "tata aturan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berkeadilan, demokratis dan bermartabat." Strategi perjuangan partai lebih difokuskan pada pemenuhan aspirasi umat dan bangsa, melakukan reformulasi sistem negara dan pola pembangunan demi terwujudnya masyarakat dan negara yang maju, mandiri, makmur dan sejahtera. Perjuangan dalam penegakan sistem semacam itu, tentu harus ditopang dengan semangat pengabdian dan pengorbanan yang cukup besar. Karena itu, partai ini menjadi ajang bagi mereka yang ingin belajar, berjuang dan mengabdi pada bangsa dan negara Indonesia tercinta. |
|
Last Updated on Tuesday, 23 March 2010 06:14 |
|
Read more...
|
|
Tausyiah Buya Natsir tentang Kaderisasi |
|
Friday, 12 March 2010 01:43 |
| Ada satu pepatah yang mengatakan : ”Sesuatu yang bathil tapi teratur rapi, bisa mengalahkan barang yang hak tapi centang perenang”.
Zaman terus beredar, babakan pentas bisa beralih, pemainnya bisa berganti. jalan cerita sudah wajar pula menghendaki peralihan babak dan penggantian pemain sesuatu waktu. Memang itulah yang menjadi latar belakang pikiran kita, dalam usaha pembinaan umat yang akan lebih panjang umurnya dari pada usia seseorang pemimpin sesuatu waktu.
Maka yang tidak boleh tidak kita lakukan sebagai suatu "conditiosine quanon", ialah meletakkan dasar bagi kontinuiteit aqidah dan qaidah, diatas mana khittah harus didasarkan. | | | |
|
|
Last Updated on Tuesday, 23 March 2010 02:58 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
|
Page 3 of 4 |